Contrast stretching adalah teknik yang digunakan untuk mendapatkan citra baru dengan kontras yang lebih baik daripada citra aslinya. Cintra yang memiliki kontras yang rendah dapat terjadi karena kurangnya pencahayaan, kurangnya bidang dinamika dari sensor citra, atau kesalahan setting pembuka lensa pada saat pengambilan citra. Citra dengan kontras yang rendah mempunyai kualitas yang relative kurang baik, informasinya sulit untuk diinterpretasikan secara langsung oleh mata manusia.
Proses contrast stretching termasuk proses perbaikan citra yang bersifat point processing, yang artinya proses ini hanya tergantung dari nilai intensitas(gray level) satu pixel, tidak tergantung dari pixel lain yang ada disekitarnya.
Titik (r1,s1) dan (r2,s2) adalah titik control dari fungsi transformasi. Pemilihan titik control tergantung pada jenis gambar dan bervariasi dari satu foto ke foto lainnya. Jika r1 = s1 dan r2 = s2 maka transformasi berbentuk linear dan itu tidak mempengaruhi gambar. Dalam kasus lain kita dapat menghitung nilai hasil transformasi dengan tiga fungsi sebagai berikut :
for 0 <= x <= r1
output = s1 / r1 * x
for r1 < x <= r2
output = ((s2 - s1)/(r2 - r1))*(x - r1) + s1
for r2 < x <= L - 1
output = ((L-1 - s2)/(L-1 - r2))*(x - r2) + s2

0 comments
Post a Comment